Ramai Gol Bunuh Diri Chelsea Ditahan Everton

LONDON – Didier Drogba memang tampil menawan dengan mencetak dua gol. Namun, ia menambah satu gol ekstra lagi, namun kali ini bukan ke gawang musuh, tapi gol bunuh diri. Ini membuat Chelsea hanya bisa bermain seri melawan Everton pada lanjutan Premier League di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (12/12/09) dengan skor 3-3. Hasil imbang ini membuat Chelsea terancam oleh Manchester United.

Memang sampai saat ini Chelsea masih bertengger di puncak klasemen dengan nilai 37. Sementara MU di urutan kedua dengan nilai 34. Jika pada pertandingan lawan Aston Villa nanti menang, maka MU menyamai nilai Chelsea.

Drogba sebenarnya sudah tampil bagus. Selain mencetak dua gol, dia juga membantu bertahan. Tapi, sial baginya. Saat mencoba membuang bola, bola tersebut justru mengenai kepala Louis Saha dan masuk ke gawangnya sendiri. Drogba pun seperti membuat hat-trick.

Sejak wasit Philip Dowd membuka laga, Chelsea langsung tampil mendobrak. Mereka berusaha mencetak gol dengan cepat. Pada menit keempat, Didier Drogba nyaris membobol gawang tim tamu. Sayang, tembakannya masih meleset.

Meskipun demikian, Everton tak tinggal diam menerima serangan tim tuan rumah. Mereka juga memberikan perlawanan yang cukup mengancam gawang lawan. Pada menit ke10, Louis Saha hampir mengoyak gawang Petr Cech. Beruntung, tembakannya masih meleset.

Namun, Everton berhasil unggul dua menit kemudian berkat gol bunuh diri Petr Cech. Saat itu, Saha menanduk bola hasil umpan Steven Pienaar, dan bola mengenai badan Cech setelah membentur tiang.

Gol ini melecut emosi Chelsea. Tim besutan Carlo Ancelotti ini menggandakan serangan. Mereka terus merusak pertahanan Everton. Kerja keras itu pun baru berbuah manis pada menit ke-18.

Drogba berhasil menggetarkan gawang Everton yang dikawal Tim Howard. Berawal dari serangan yang terencana, Frank Lampard memberikan umpan pendek kepada Drogba yang langsung melepaskan tembakan pertama dengan kaki kiri. Bola kencang gagal dihalau Howard.

Gol Drogba seperti menjadi “pil perangsang” untuk “The Blues”. Mereka terus mengancam gawang tim tamu dan memberi tekanan dari berbagai lini. Usaha tersebut berbuah manis dalam tempo singkat. Chelsea berhasil unggul berkat gol yang dicetak Nicolas Anelka pada menit ke-23.

Berawal dari sepak pojok, Branislav Ivanomic menguasai bola dan mengirim umpan pendek kepada Anelka yang melepaskan tembakan keras. Bola bersarang di pojok kiri gawang Howard.

Duel semakin sengit. Chelsea makin agresif menyerang pertahanan Everton. Bahkan dua menit kemudian, Lampard nyaris mencetal gol andaikan bola tidak melebar.

Kemudian, pada menit ke-38, Drogba memiliki kesempatan emas saat mengeksekusi tendangan bebas di depan kotak penalti. Sayangnya, tembakannya membetur pagar betis Everton.

Jelang turun minum, Chelsea masih tampil mendominasi. Meski begitu, Chelsea malah kebobolan di masa injury time babak pertama, karena Yakubu berhasil membobol gawang Cech, memanfaatkan bola liar di kotak penalti. Skor imbang 2-2 bertahan hingga jeda.

Selepas jeda, Chelsea langsung mengambil inisiatif serangan. “The Blues” terus menerjang pertahanan tim tamu. Dua menit laga baru berjalan, John Terry nyaris menjebol gawang Everton. Namun, tandukannya masih meleset. Pada menit ke-49, menerima umpan Lampard, Ricardo Carvalho langsung melepaskan tembakan. Usahanya juga gagal.

Usaha keras tim tuan rumah baru berbuah manis berkat gol yang dicetak Drogba pada menit ke-59. Menerima umpan silang Ivanovic, Drogba langsung melibas bola, 3-2.

Sayangnya, keunggulan Chelsea tak bertahan lama. Saha berhasil mencetak gol pada menit ke-63. Bola tendangan bebas Baines ke kotak penalti, doba dihalau Drogba dengan sundulannya. Namun, bola membentur kepala Louis Saha yang berada di depannya, dan memantul ke gawang Chelsea dan gol.

Gol ini tak membuat mental Chelsea ambruk. Mereka berusaha memporak-porandakan pertahanan Everton. Pada menit ke-70, Lampard nyaris kembali membuat Chesea unggul. Sayang, bola yang ditembaknya masih meleset. Lima menit kemudian, Howard pun berhasil mengamankan gawangnya dengan menangkap bola hasil tembakan Michael Ballack.

Jelang peluit panjang, Chelsea berusaha mengurung pertahanan lawan. Dengan mengandalkan umpan-umpan pendek, Chelsea menerjang pertahanan Everton. Namun, beberapa kali serangan yang dibangun berhasil dipatahkan pemain bertahan Everton. Selain itu, Howard pun tampil impresif menjaga gawangnya. Alhasil, skor 3-3 bertahan hingga laga usai.