Persebaya Bangkit Kalahkan PSM 2-0

SURABAYA – Langkah awal untuk target sapu bersih di kandang berjalan sesuai rencana ketika di step awal Persebaya Surabaya berhasil mengalahkan PSM Makasar dengan skor 2-0 di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya pada pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2009-2010 pekan kesembilan.

Kemenangan ini sekaligus mengakhiri keterpurukan Green Force setelah dua kali kalah beruntun dan semakin lengkap karena baru kali itu gawang Persebaya tidak dibobol lawan. “Anak-anak bermain bagus dalam laga tersebut. Mereka mulai mampu mengorganisasi pertahanan dengan baik,” papar Danurwindo, pelatih Persebaya, setelah pertandingan.

Dalam laga-laga sebelumnya, Persebaya kerap kebobolan dari bola-bola mati. Sebaliknya, dalam pertandingan tadi malam, mereka mencetak gol dari set piece. Gol pertama terjadi setelah gelandang asal Australia Josh Maguire mengirim tendangan bebas ke area penalti PSM dan diselesaikan dengan heading Anderson da Silva di menit ke-22.

Gol kedua terjadi setelah Maguire mengirim umpan pendek kepada John Tarkpor. Pemain asal Liberia itu menyambarnya dengan tendangan keras yang langsung mengoyak jala PSM yang dikawal Samsidar di menit ke-51.

“Kunci kemenangan kami, anak-anak bisa bermain sabar saat menjaga pergerakan lawan. Itulah yang paling penting,” papar Danurwindo.

Tuan rumah yang sangat membutuhkan kemenangan langsung membuka serangan. Mereka bermain dengan tempo cepat sepanjang laga. Para pemain PSM kelabakan menerima gempuran bergelombang pemain Persebaya.

Seharusnya, Persebaya bisa menambah gol. Tapi, heading Andi Oddang di menit ke-65 dianulir wasit Oky Dwi Putra (Bandung) yang memimpin laga tersebut karena dianggap offside.

Di pihak lawan, Samsidar pun bermain bagus. Ketinggalan dua gol malah membuat pemain PSM bersemangat. Tim yang mengandalkan para pemain belia tersebut bukan tanpa peluang. Beberapa kali gawang Persebaya hampir bobol. Salah satunya terjadi ketika Cristian Carrasco berhadapan dengan kiper Persebaya Syaifudin. Tapi, mantan kiper Delta Putra Sidoarjo (Deltras) tersebut berhasil menangkapnya.

Yang aneh, ketika bek Persebaya Takatoshi Uchida menjegal Carrasco, Oky menyatakan pelanggaran dan memberi pemain Jepang itu kartu kuning. Tapi, dia tak memberikan penalti untuk PSM.

“Anak-anak hanya kalah pengalaman. Dua gol Persebaya terjadi karena kecolongan. Tapi, saya senang kami bisa memberikan perlawanan,” ucap Hanafing, arsitek tim berjuluk Pasukan Ramang itu.