Ferrara Pasrah Juventus Dihajar Bari

BARI – Menyerah kalah dari Bari 1-3 dalam duel lanjutan Serie-A, Sabtu (12/12) di Stadion San Nicola, Ciro Ferarra, pelatih Juventus mengaku puas dengan performa timnya. Menurutnya, satu-satunya hal yang membuat Juventus kalah adalah performa kiper Bari, Jean Francois Gillet.

Berdasar statistik yang ada, memang pernyataan Ferrara tidak berlebihan. Tercatat selama 90 menit pertandingan berlangsung, 65 persen bola dikuasai tim Juve dan mereka membuat delapan kali tembakan tepat ke gawang dari 28 usaha. Sementara itu, Bari sendiri hanya membuat 5 peluang emas dari 10 kali usaha.

“Keadaan belakangan ini sedang tidak baik. Kami datang ke sini (Stadion San Nicola) dengan kerendahan hati, menempatkan Bari sejajar dengan level kami. Namun, sulit memberi analisis pertandingan hari ini. Anak-anak bermain luar biasa bagus sore ini dan menciptakan peluang gol. Saya pikir, kami bisa mempertahankan performa, Namun bola tak mau masuk,” ujarnya.

“Dengan tiga tembakan, Bari (mampu) membobol gawang kami sebanyak tiga kali. Terlepas dari itu, melihat para performa pemain saya, saya tak merasa bahwa mencela mereka merupakan tindakan yang benar. Mereka melakukan segala yang mereka bisa untuk mengejar kemenangan dan membuat kekalahan ini lebih berat ketimbang sakit perut,” lanjutnya.

Kesabaran Ferrara berlaku untuk semua pemain, termasuk kepada Diego, yang gagal mengeksekusi penalti di menit ke-68. Menurutnya, kegagalan penalti tidak bisa dinilai sebagai faktor ketidakmampuan pemain. Itu sudah sering terbukti, ketika pemain besar gagal mengeksekusi penalti.

“Kami semua dekat kepada Diego dan mencoba membantunya untuk menyesuaikan diri. Dengan sendirinya, ia terpukul dengan kegagalan itu. Namun, hal ini bisa terjadi dalam sepak bola dan kami punya waktu banyak (setelah kegagalan itu) untuk mengejar gol,” tandasnya.